HOPE : A Cataract Surgery for Humanity

 

tittle

Kala sebuah penglihatan mulai memudar, maka warna indah dunia terasa mulai menghilang. Rasa frustasi mulai muncul yang berakhir dengan sebuah kepasrahan diri. Pasrah karena untuk memulihkan  kembali penglihatan harus dilakukan tidakan operasi yang tentunya tidak murah biayanya. Demikianlah kira-kira yang dirasakan oleh sebagian orang tua yang terkena katarak. Bagi yang memiliki uang tentunya indahnya warna dunia dapat dengan mudah diraih kembali, tetapi tidak pada kaum yang kurang beruntung.

Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Ini adalah penyakit yang sangat umum terjadi.

Lensa mata adalah bagian transparan di belakang pupil (titik hitam di tengah mata) yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada retina. Dengan adanya katarak, cahaya yang masuk ke mata menjadi terhalang. Katarak biasanya terjadi saat seseorang memasuki usia lanjut.

Lama-kelamaan kondisi katarak akan meningkat sehingga dapat menghalangi penglihatan. Banyak pengidap yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak ini dengan lensa buatan. (Sumber : alodokter.com).

Sebuah harapan selalu digantungkan untuk sebuah operasi katarak Gratis…. dan kadang harapan itu datang dari tangan para “malaikat dunia”.

Camera : Nikon D3, AFS 24-70mm f/2.8, AFS 24-70 f/2.8

smg0805-calling me

smg0805-their hopes

smg0805-happy and stress collied

smg0805-ice treatment

smg0805-waiting in her sleep

smg0805-all they do are waiting

smg0805-Icy Eye
smg0805-patiently

smg0805-all registered
smg0805-behind the glass

smg0805-tim work

smg0805-in the operation room
smg0805-face it alone

smg0805-family ties

Secuil Cerita tentang Tahu

Secuil Cerita Tentang Tahu

Masuk ke gang di samping kolam renang Taman Sari, mulai tampak pabrik-pabrik kecil pembuat tahu, ternyata inilah kampung tahu di kota Salatiga. Sampailah pada penghujung persimpangan gang terdapat  sebuah rumah dari papan yang terlihat sudah kuno dan reot. Pabrik tahu ini adalah sebagai cikal bakal berkembangnya industri tahu di Salatiga, hingga akhirnya para tetangga membuat usaha sejenis. Adalah ibu Sri penerus generasi ke tiga pabrik tahu tradisional ini, yang tetap menjaga proses kerja yang tradisional. “Tidak ada modal mas”, kata bu Sri,  untuk merubah dan memperbaiki pabrik lebih menjadi lebih modern. Tetapi dengan pendekatan proses tradisional ini cita rasa tahu asli tetap terjaga dan lebih enak dari tahu sejenis.

Camera : Nikon DF, Lensa AIs 28mm f/2.8

 tittle

tahu10

tahu1

tahu5

tahu2

tahu3

tahu4

 tahu7

tahu8

tahu9

tahu12jpg

tahu6